Pengendalian Pencemaran Air (PPA) melalui pengoperasian IPAL dan penegakkan peraturan perundangan pengolahan air limbah sudah dilakukan, tetapi masih banyak badan air seperti sungai, danau, dan waduk dalam keadaan tercemar. Salah satu alternatif PPA adalah dengan upaya bioremediasi langsung pada badan air. Bioremediasi dilakukan dengan memanfaatkan bakteri. Bakteri membutuhkan oksigen terlarut dalam air yang memadai, diperlukan pengolahan pendahuluan dengan menggunakan saluran aerasi. Kombinasi antara pengolahan fisika (saluran aerasi) dan biologi (bioremediasi bakteri) tersebut berpotensi menurunkan zat pencemar organik dalam badan air.
Teknologi Penurunan Zat Pencemar Organik dengan Bioremediasi Bakteri Indigeneous