Teknologi Pengandalian Eutrofikasi Waduk degan Metode Sirkulasi Air

Sebagian besar waduk di Indonesia dalam kondisi tercemar dan telah mengalami status penyuburan berlebihan atau eutrofikasi, disebabkan oleh proses meningkatnya kadar zat hara, terutama parameter nitrogen dan fosfor, melalui sungai yang bermuara di waduk  atau lapisan tanah yang mengandung unsur hara dan tererosi masuk ke perairan danau/waduk. Teknologi ini berfungsi untuk mengurangi laju eutrofikasi pada waduk / danau
 

Cara Kerja

Sirkulasi air danau  dilakukan dengan memutarkan air danau dengan arah vertikal, yaitu lapisan atas kebawah dan dari lapisan bawah keatas dan seterusnya

Hasil Pengujian 

  • Menunjukkan peningkatan  pada nilai kecerahan air dari 0,95 m menjadi 1,25 m.
  • Selain itu, parameter N dan klorofil mengalami penurunan sebesar 64