Resolusi Konflik Dalam Harus Bagaimana?

Salah satu danau yang saat ini kondisinya cukup memprihatinkan adalah danau Tempe di Sulawesi Selatan. Dikatakan memprihatinkan karena semakin tingginya konsentrasi sedimen yang menyebabkan banjir yang menggenangi areal persawahan, perkebunan, rumah penduduk, prasarana jalan dan jembatan, serta prasarana sosial lainnya yang menimbulkan kerugian yang cukup besar di beberapa wilayah di Kabupaten Wajo, Kab. Soppeng, dan Kab. Sidrap sering terendam oleh setiap tahun (Muin, 2004).

Upaya untuk mengatasi permasalahan dan peningkatan fungsi danau Tempe telah dilakukan antara lain dengan pembangunan Bendung Gerak yang dibangun mulai tahun 2010 dan selesai 2012. Bendung ini berfungsi untuk mempertahankan elevasi muka air danau dengan elevasi +5. Di samping itu, juga sebagai intake PDAM Sengkang, perikanan, pariwisata, dan irigasi pompa (https://www.pu.go.id/m/main/view/10263).

Upaya selanjutnya adalah melakukan pengerukan agar daya tampung air danau semakin besar dan untuk mempertinggi muka air sehingga fungsi danau dapat kembali seperti semula. Akan tetapi masalahnya adalah akibat terlalu tingginya lalu sedimentasi sudah banyak warga yang menggunakan areal danau untuk pertanian (padi dan palawija). Selain itu, juga sudah ada model penangkapan ikan yang tidak membutuhkan air danau tinggi, melainkan semakin rendah semakin baik.