Deskripsi
Teknologi Ring Net Barriers merupakan teknologi baru berasal dari Swiss, yang bisa memberikan dukungan terhadap teknologi yang sudah ada sebelumnya karena pengerjaannya yang relatif cepat, lebih murah, dibuat secara pabrikasi, serta sedikit menggunakan sumber daya manusia saat pemasangan. Di Indonesia, Sabodam dibangun sebagai bentuk pencegahan dan pengendalian terhadap aliran debris. Tuntutan masa depan penelitian dan pengembangan teknologi bidang sabo, maka diperlukan pengembangan teknologi alternatif pengendalian aliran debris/sedimen yang lebih murah, lebih cepat, lebih baik, lebih ramah lingkungan, serta lebih sedikit memberi efek terhadap perubahan morfologi sungainya. Pengembangan teknologi ini masih sangat terbuka lebar. Mulai dari material/bahannya, konfigurasi sistem ring net, serta lokasi penempatan yang berbeda dari sebelumnya, yaitu tidak berada di area yang memiliki tebing batuan andesit, namun area sungai dengan perkuatan tembok kiri kanan berupa beton. Tidak kalah penting adalah peluang untuk dapat kita kembangkan sendiri sehingga merupakan produk dalam negri.
Manfaat
Teknologi Ring Net Barrier merupakan pengendali aliran debris yang diharapkan pembangunan konstruksinya lebih cepat dibandingkan beton konvensional dengan pemeliharaan yang lebih mudah.
Lokasi
Dilakukan di lokasi dengan koordinat 8°10'53.93"S dan 113°1'6.66"E yang terletak di hulu Jembatan Gladak Perak, Sungai Leprak, Sumberwuluh, Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.
Tahun penerapan
Tahun 2018
