Pembangunan sabodam mikro modular

Deskripsi

Erosi dan sedimentasi merupakan permasalahan yang kompleks pada suatu Daerah Aliran Sungai (DAS). Faktor alami yang berpengaruh terhadap kejadian ini adalah tingginya intensitas curah hujan, kemiringan lereng curam, dan erodibilitas tanah yang tinggi. Faktor yang dapat mempercepat laju erosi dan sedimentasi salah satunya adalah aktivitas manusia berupa perubahan tata guna lahan dan sistem pengolahan lahan pertanian yang tidak sesuai untuk diterapkan di kawasan hulu. Akibat yang ditimbulkan dari erosi dan sedimentasi adalah efek yang signifikan di daerah hilir yaitu pendangkalan sungai, banjir, pencemaran, kekeruhan, dan sedimentasi pada waduk. Selain itu, pembangunan sabodam mikro dapat menjadi pembelajaran bagi masyarakat untuk lebih peduli dan turut berperan dalam upaya pengendalian erosi dan sedimentasi.

Kegiatan mitigasi untuk mengatasi dampak tersebut memerlukan penerapan teknologi secara keseluruhan dari hulu sampai hilir, baik pada aliran sungai maupun pada kawasan lahan. Salah satu metode pengendalian yang dapat diterapkan pada kawasan lahan pertanian adalah teknologi sabodam mikro. Sabodam mikro adalah bangunan melintang alur intermittent di daerah pertanian yang mempunyai kemiringan lereng 15° - 25° dengan debit maksimum kurang dari 400 l/s.

Manfaat

Menampung sedimen yang terbawa melalui alur intermittent pada lahan pertanian, mencegah erosi di lahan pertanian, dan sebagai konservasi air dan tata guna lahan.

Tahun Pelaksanaan

Tahun 2018

Lokasi

Dieng Jawa Tengah dan Citarum Jawa Barat