Pemeliharaan merupakan ujung tombak keberhasilan infrastruktur irigasi dan optimalisasi manfaatnya. Berfungsinya irigasi dalam menunjang pertanian akan terganggu apabila pemeliharaannya tidak baik. Tidak optimalnya operasional pemeliharaan jaringan infrastruktur irigasi menyebabkan tidak tercapainya usia rencana. Terjadinya kerusakan bangunan irigasi sebelum waktunya dapat mengakibatkan beban biaya rehabilitasi dan peningkatan biaya operasi dan pemeliharaan.
Saat ini masih banyak daerah irigasi kewenangan pusat yang mendesak untuk dilakukan perbaikan. Hal ini terjadi karena masih kurangnya perhatian terhadap kebijakan teknis yang mengatur pelaksanaan pemeliharaan serta belum maksimalnya pelaksanaan operasional dan pemeliharaan infrastruktur irigasi di lapangan.
