Aspal Buton “Mangkrak” Harus Bagaimana?

Belum optimalnya pemanfaatan aspal buton untuk pembangunan infrastruktur jalan di Indonesia membuat deposit aspal buton di Pulau Buton “mangkrak” sejumlah 677 juta ton. Data menunjukkan bahwa kebutuhan aspal tahun 2015 adalah 1.325.709 MT, dimana 67% dari kebutuhan tersebut berasal dari impor, 18% diproduksi Pertamina, dan 15% sisanya impor oleh Pertamina. Lantas, mengapa aspal buton tidak dimanfaatkan secara optimal?

Ternyata beberapa faktor penyebabnya adalah karena faktor kebiasaan yang susah beralih dari aspal minyak ke aspal buton. Dari aspek produksi juga perlu penanganan khusus karena jika tidak maka kualitas bahannya dapat menurun. Tidak hanya itu, dari sisi distribusi juga dirasa banyak kalangan cukup mahal dalam pengirimannya.