Search

+

Dishub Kota Bekasi Jaring Puluhan Angkot

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi, Jawa Barat, bersama dengan anggota Satlantas Polresta Bekasi Kota dan Satpol PP Kota Bekasi merazia para sopir angkutan kota (angkot) yang tidak memiliki izin operasional serta kendaraan angkot yang tidak layak jalan, Kamis (11/8). Tercatat, ada puluhan angkot yang terjaring siang ini.

"Sesuai instruksi Wali Kota Bekasi, kami melakukan penindakan terhadap angkot yang berusia di atas 15 tahun," ujar Kepala Dishub Kota Bekasi, Yayan Yuliana, Kamis (11/8).

Dia mengatakan, razia kali ini dilakukan di tiga titik tempat pemberhentian angkot. Antara lain, sekitar Stasiun Bekasi-Bekasi Selatan, sekitar Terminal Induk Kota Bekasi-Bekasi Timur serta sekitar pintu masuk Tol Bekasi Timur.

Ketiga titik itu, kata dia, merupakan tempat penghentian para sopir angkot menunggu penumpang. Padahal, di lokasi tersebut kerap mengalami kemacetan akibat terjadinya penumpukan mobil angkot.

"Mereka berhenti sembarangan sehingga kami lakukan penindakan berupa teguran hingga penilangan," ujarnya.

Selain menindak para sopir angkot yang kedapatan berhenti sembarangan, petugas Dishub Kota Bekasi juga memeriksa kelengkapan surat para sopir angkot seperti KIR, izin trayek, SIM dan sebagainya.

"Selain kelengkapan surat-surat, kami juga menindak para sopir angkot yang tidak memperhatikan keamanan dan kenyaman para penumpang seperti kelayakan fungsi rem, ban, lampu sen, dan sebagainya," imbuhnya.

Terkait dengan izin trayek dan KIR angkot, kata dia, pemerintah daerah memberikan masa tenggang selama 15 tahun. Setelah itu, izin mesti diperpanjang lagi melalui peremajaan angkot.

"Ada sekitar 3.200-3.500 angkot di Kota Bekasi. Setelah beroperasi selama 15 tahun, angkot mesti diganti menjadi pelat hitam atau melakukan peremajaan. Mulai sekarang sudah kami sosialisasikan angkot di atas 15 tahun untuk mengganti menjadi plat hitam, bukan lagi sebagai kendaraan angkot," ucapnya.

Dia berharap, ke depannya angkot yang beroperasi di Kota Bekasi adalah bus berukuran 3/4.

Berdasarkan, data jumlah angkot di Kota Bekasi mencapai 3.200 unit. Angkot yang memiliki izin sebanyak 1.600 unit. Angkot tidak layak jalan 600 unit di atas lima tahun.

"Jumlah trayek di Kota Bekasi ada sekitar 34 trayek," pungkasnya.

Pantauan di lapangan, para petugas menempelkan stiker yang menyatakan, "kendaraan ini dilarang beroperasi sebagai angkutan umum".

Menurut petugas, rata-rata angkot yang ditempeli stiker tersebut telah berusia di atas 15 tahun dan harus dilakukan peremajaan.

Kategori